PENGARUH BIMBINGAN PERKAWINAN MELALUI E-LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIMBINGAN PERKAWINAN CALON PENGANTIN DI KABUPATEN PEMALANG
THE INFLUENCE OF ONLINE LEARNING OUTCOMES MARRIAGE GUIDANCE FOR BRIDES-TO-BE IN PEMALANG REGENCY
Keywords:
marriage and groom courses, e-learning, conventional learning, sakinah family, bimbingan perkawinanAbstract
The urgency of having premarital education which is based on the e-learning platform has been intensified by the emergence of the recent COVID-19 Pandemic. Premarital education that is going to be mandatory for couples to participate before getting married is challenged to provide an alternative to its conventional approach. This study aims to examine the effect of the E-Learning Learning Guidance on marriage for the bride and groom on the learning outcomes of marriage guidance. The method used is an experimental method. While the design used is a 2 x 2 factorial design. The research hypothesis was tested using two-way analysis of variance (ANAVA) assisted by SPSS 20 software. The results of e-learning learning have no effect on marital guidance learning outcomes. Marriage guidance participants with conventional learning do not have a tendency for learning outcomes to be significantly different from those who learn using e-learning learning. Gender has no effect on the learning outcomes of marital guidance. This is because the hypothesis test shows that the mean value of the learning outcomes of marital guidance learning with different interactive groups is not significant to each other.
Abstrak
Urgensi bimbingan perkawinan calon pengantin yang berbasis pada platform e-learning semakin diintensifkan dengan munculnya pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 ini. Bimbingan perkawinan calon pengantin tersebut menjadi wajib untuk diikuti sebelum menikah, ditantang untuk memberikan alternatif dari pendekatan pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh bimbingan perkawinan melalui platform e-learning terhadap hasil belajar bimbingan perkawinan bagi calon pengantin di kabupaten pemalang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Sedangkan desain yang digunakan adalah factorial design 2 x 2. Analisi data menggunakan analisis varian (ANOVA) dua jalur berbantuan software SPSS 20.Hasil penelitian menyimpulkan pembelajaran e-learning tidak berpengaruh terhadap hasil belajar bimbingan perkawinan. Peserta bimbingan perkawinan dengan pembelajaran konvensional tidak memiliki kecenderungan hasil belajar yang berbeda signifikan dengan mereka yang belajar dengan menggunakan pembelajaran e-learning dalam jaringan.
